Diberi Sembako IBU Malang, Korban Gempa Sapudi: Terima Kasih Pak Rektor

Diberi Sembako IBU Malang, Korban Gempa Sapudi: Terima Kasih Pak Rektor

Bantuan sembako dari Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko yang hendak dibagikan pada warga korban gempa di Sapudi, Sumenep, Jatim.

SUMENEP (SurabayaPost.id) - Dampak gempa Situbondo yang juga menyasar Sapudi, Sumenep, memang tak sedahsyat di Palu, Donggala dan Sigi. Namun, itu tak mengurangi empati dan simpati civitas akademika IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Jatim.

Buktinya, Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko MSi melakukan aksi kepedulian di Pulau Sapudi, Sumenep, Senin (22/10/2018). Dia membagi-bagikan Sembako pada warga korban gempa dan anak yatim piatu di lokasi terdampak gempa tersebupt.

Sembako tersebut dibagikan pada warga korban gempa di empat dusun. Di antaranya Pancor, Nyamplong, Gayam dan Nunggunung.  Sembako yang dikemas dalam bentuk paketan itu diserahkan langsung pada warga.

Rektor Nurcholis Sunuyeko bersama beberapa civitas akademika IKIP Budi Utomo Malang ini membagikan langsung  secara door to door. Tak ada warga korban gempa  yang terlewatkan untuk mendapatkan bantuan Sembako tersebut.

Meski begitu, Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko MSi ini enggan memberikan komentar terkait aksi sosialnya itu. Dia hanya mengatakan bila aksi sosial itu merupakan bentuk empati pada mereka yang terdampak gempa.

“Ya ini aksi kemanusiaan.  Itu saja. Tidak lebih dari itu. Kami simpati dan empati pada korban gempa di Sapudi, Sumenep ini,” kata dia singkat.

Kendati demikian, warga Sapudi sangat antusias bercampur kaget saat menerima bantuan sembako tersebut. Mereka tak menyangka bakal mendapat bantuan Sembako dari rektor IKIP Budi Utomo Malang itu.

“Benar, kami tak menyangka bakal mendapat rezeki hari ini. Tahu-tahu ada orang datang, lalu membagikan-bagikan sembako. Kami tanya, bapak siapa dan dari mana? Beliaunya jawab, saya Rektor IKIP Budi Utomo Malang. Alhamdulillah, terima kasih Pak Rektor,” kata Sa’adah yang diamini warga Sapudi lainnya dengan penuh syukur.

Rasa syukur mereka memang tak berlebihan. Sebab, gempa Situbondo berkekuatan 6,4 SR yang juga menerjang Sapudi itu sempat membuat warga panik. Apalagi, tak sedikit rumah dan bangunan di Sapudi rusak berat.

Meski tak menelan banyak korban jiwa seperti di Palu, Donggala serta Sigi, warga Sapudi juga banyak yang membutuhkan bantuan. Terutama bantuan Sembako seperti yang dilakukan Rektor IKIP Budi Utomo Malang itu.

Karena itu tak berlebihan jika warga  menyambut dengan haru-biru saat dapat bantuan Sembako dari Rektor IKIP Budi Utomo Malang yang tak disangka-sangka itu. Sehingga mereka pun secara spontan mengucapkan , “Terima kasih, terima kasih, terima kasih Pak Rektor IKIP Budi Utomo. Semoga beliau diberkahi Allah SWT, aamiin,” kata warga Sapudi. (lil/ah)

Dipost Oleh Ahsan Aji

.

Post Terkait