Usia Senja Tetap Sejahtera Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Usia Senja Tetap Sejahtera Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Lokakarya yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan di Hotel JW Marriot Surabaya

SURABAYA (SurabayaPost.id) - Setiap pekerja, siapapun itu, akan mengalami masa pensiun. Apabila PNS menerima tunjangan pensiun setiap bulan, bagaimana dengan nasib pekerja swasta dan informal?

Pertanyaan tersebut mengemuka dalam Lokakarya "Sudah Sejahterakah Hari Tua Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan" di Hotel JW Marriot Surabaya, Kamis (9/8/2018).

Deputi Direktur Wilayah Jawa Timur Dodo Suharto, mengatakan, digelarnya Lokakarya dengan tema “Sudah Sejahterakah Hari Tua Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan” bertujuan memperoleh masukan dalam penyelenggaraan program BPJS Ketenagakerjaan setelah 3 tahun transformasi dari Jamsostek sejak 1 Juli 2015.

Kegiatan ini diikuti 200 peserta pimpinan perusahaan, Apindo, Serikat Pekerja, Serikat Buruh, Forkom, Perisai serta Gojek. BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 4 (empat) program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

Jaminan Hari Tua diberikan kepada pekerja berupa uang tunai yang dibayarkan sekaligus saat memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia, terang Dodo.

Sedangkan Jaminan Pensiun diberikan setiap bulannya saat memasuki usia pensiun 56 tahun, mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia yang diberikan kepada pekerja atau ahli waris yang sah.

Jaminan Pensiun dipersiapkan bagi pekerja untuk tetap mendapatkan penghasilan bulanan disaat memasuki usia yang tidak lagi produktif.

Dengan skema manfaat perlindungan pendapatan yang sama persis dengan manfaat yang dinikmati PNS diharapkan dapat memberikan ketenangan dalam menjalani hari-hari di masa tuanya, namun sayangnya skema ini hanya dapat memberikan nilai penggantian manfaat bulanan (replacement ratio) di hari tua sebesar 30% dari total pendapatan saat masih produktif.

Disampaikan saat ini pekerja yang terlindungi oleh Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun masih sangat kecil yaitu sebesar 14.771.000 orang sedangkan jumlah angkatan kerja 120.070.000 orang.

Dodo berharap stakeholder baik pengusaha maupun pekerja dapat memberikan masukan mengenai penyelenggaraan Program BPJS ketenagakerjaan sehingga kesejahteraan pekerja dalam menghadapi masa pensiun atau tua dapat terwujud.

(Jun/fan)

Dipost Oleh Junaidi

no bio

Post Terkait