Astagfirullah! Honor Piket Disunat, Tanda Tangan Anggota Satpol PP Dipalsu?

Astagfirullah! Honor Piket Disunat, Tanda Tangan Anggota Satpol PP Dipalsu?

ilustrasi.

BATU (SurabayaPost.Id) - Kasus dugaan penyalahgunaan uang negara di Satpol PP Kota Batu mulai sedikit terkuak. Itu setelah beberapa pihak yang terkait mulai buka suara.

Mereka mengatakan bila Kejari Kota Batu berupaya membongkar kasus penyunatan honor piket anggota Satpol PP Kota Batu. Selain itu indikasi pemalsuan tanda tangan anggota penegak Perda itu.

“Makanya kami merasa lega Kejari mengaku tidak menerbitkan SP3 terkait kasus tersebut. Sebab, kami ingin kasus itu terbongkar sampai tuntas,” kata sumber SurabayaPost.id yang minta tak disebutkan namanya, Rabu (8/8/2018).

Dia menjelaskan bila Kejari sudah memeriksa 20 anggota Satpol PP sebagai saksi. Mereka ditanya soal honor piket yang diterima tiap bulan.

Selain itu, kata dia, tim penyidik Kejari menanyakan soal tanda tangan.

“Saya dan teman-teman ditunjukkan tanda tangan. Lalu ditanya apa benar itu tanda tangan saya. Ya saya jawab kalau itu bukan tanda tangan saya,” katanya.

Begitu juga soal besaran honor piket yang diterima tiap bulan. Menurut dia, tim penyidik Kejari menanyakan apa benar honor piket anggota Satpol PP itu Rp 1.240.000 per bulan.

“Ya saya jawab hanya Rp 450.000 dan ada teman yang menerima Rp 400.000,” katanya.

Sementara anggota Satpol PP sebanyak 40 orang. Jika tiap orang honor piketnya hanya sekitar Rp 400 ribuan berarti disunat rata-rata sekitar Rp 800 ribuan.

Dalam satu bulan dugaan penyunatan itu sekitar Rp 32 jutaan. Selama satu tahun anggaran 2017 ada sekitar Rp 362 juta lebih. Karena itu dia berharap Kejari bisa segera menuntaskan kasus tersebut.

“Kasihan teman-teman anggota Satpol PP,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Batu, Robiq Yunanto belum memberikan penjelasan terkait dugaan penyunatan honor piket anggota itu.

Saat konfirmasi tak memberikan jawaban baik lewat telepon maupun via WA. Bahkan, pesan WA dari SurabayaPost.id hanya dibaca, tapi tidak dijawab.

(gus/ah)

Dipost Oleh Ahsan Aji

.

Post Terkait