Heboh, Kejari Dikabarkan Terbitkan SP3 Terkait Dugaan Korupsi di Satpol PP Kota Batu

Heboh, Kejari Dikabarkan Terbitkan SP3 Terkait Dugaan Korupsi di Satpol PP Kota Batu

Kepala Kejari Kota Batu Nur Chusniah.

BATU (SurabayaPost.id) - Warga Kota Batu heboh. Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu dikabarkan sudah menerbitkan SP3 terkait kasus dugaan korupsi di Kantor Satpol PP Kota Batu.

Kepala Kejari Kota Batu, Nur Chusniah saat dikonfirmasi membantah keras kabar tersebut. “Kejaksaan tidak pernah mengeluarkan SP3. Prosesnya masih berlanjut,” tegas dia, Rabu (8/8/2018).

Sebagaimana diketahui, Kejari Kota Batu melakukan penyelidikan terkait penggunaan anggaran 2017 di Satpol PP Kota Batu. Penyelidikan itu dilakukan dengan memeriksa beberapa saksi sejak Mei 2018 lalu.

Menurut Nur Chusniah yang mantan penyidik KPK ini, kasus tersebut jalan terus. Sebab, kejaksaan masih melakukan proses penyelidikan dan memanggil beberapa saksi yang terkait untuk dimintai keterangan.

Pemeriksaan itu, kata Kajari yang berjilbab ini,  untuk mengumpulkan data, keterangan dan bukti-bukti.  “Kami tidak pernah mengeluarkan SP3," tegas Nur Chusniah.

Dijelaskan wanita yang selalu ramah ini, bila kini pihaknya masih melakukan telaah. Itu untuk mencari ada dan tidaknya peristiwa pidana terkait dugaan korupsi yang terjadi di Satpol PP Kota Batu tersebut.

"Jadi kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Makanya kami tidak mengeluarkan SP3 terkait kasus tersebut," tegas Kajari yang masih terlihat cantik ini.

Sementara itu, menurut sumber yang tidak mau disebut namanya mengatakan bila banyak staf Satpol PP yang  sudah menjadi terperiksa di Kejaksaan Batu. “Jumlahnya puluhan. Termasuk saya juga diperiksa,” ungkapnya.

Untuk meyakinkan, sumber ini menunjukkan bukti surat panggilan dari Kejari Batu "Kami dipanggil Senin, 21 Mei 2018, Pukul 10 WIB,” katanya.

Sesuai surat panggilan Nomor Print.o1/o.5.44/Fd.1/o5,2018, dia diminta menghadap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Fariman Isandi Siregar. Dia mengaku diperintahkan membawa dokumen terkait terkait anggaran 2017.

“Karena itu saya sempat kaget saat beredar kabar kalau kasus ini telah di-SP3. Semua teman-teman ingin kasus ini jadi terang benderang. Sebab kami malu kalau kasus ini tidak tuntas," tutur  sumber ini yang diamini rekan-rekannya. (gus/ah)

Dipost Oleh Ahsan Aji

.

Post Terkait